Nasional

Bank Nagari Raih Annual Report Awards 2013

Published by Suara Lempanas on 29/10/13 | 16.22


KOMITMEN serta konsistensi dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau "Good Corporate Governance" (GCG) melalui keterbukaan informasi, kembali berbuah pengakuan nasional bagi Bank Nagari.

Dalam ajang bergengsi Annual Report Awards (ARA) 2013 yang diselenggarakan di Hotel Rita Carlton Jakarta, Kamis (17/10-2013) lalu, untuk kali ketiga bank kebanggaan rakyat Sumatera Barat ini meraih ARA dalam kategori Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) "listed" atau "tercatat" di Bursa Efek.

ARA merupakan gelaran tujuh lembaga -- Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kementerian BUMN, Ditjen Pajak, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) -- , sebagai ajang kompetisi tahunan penyajian kualitas informasi dan GCG yang disampaikan dalam laporan tahunan masing-masing perusahaan. ARA ke-12 tahun ini mengangkat tema "Transparansi Informasi sebagai Upaya Strategis untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan".

Hadir dalam ajang kompetisi yang bertujuan memotivasi perusahaan-perusahaan dalam negeri meningkatkan semangat penerapan GCG ini, antara lain Ketua Dewan Komisaris OJK Muliaman A Hadad, Menteri Keuangan Agus Mastowardojo, Menteri BUMN Dahlan Iskan, serta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang berkesempatan menyerahkan plakat ARA 2013 kepada Direktur Utama Bank Nagari, H. Suryadi Asmi, SE, MM Dt. Rajo Indo Nan Sati.

Terkait ARA 2013 yang diterimanya, menurut Suryadi Asmi keberhasilan yang diraih untuk ketiga kalinya ini merupakan bukti bahwa Bank Nagari memiliki komitmen serta konsisten dalam penerapan GCG melalui keterbukaan informasi. Antara lain melalui pelaporan keuangan yang sehat dan transparan, pelaksanaan CSR yang akuntable, serta peningkatan kinerja perusahaan yang sustainable. Penerapan GCG, diakuinya, semakin menumbuhkan kepercayaan para pemegang saham serta segenap pemangku kepentingan terhadap Bank Nagari.

"Keberhasilan ini semakin menambah enerji Bank Nagari untuk terus meningkatkan kemampuan dalam pengembangan kapabelitas, sebagai lembaga intermediasi yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Sumbar dan Indonesia pada umumnya. Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Bank Nagari, sehingga bisa berdiri sejajar dengan bank umum nasional lainnya di Indonesia," ungkap Suryadi Asmi.

Penilaian ARA tahun ini meliputi 10 kategori, dengan penambahan dua kategori baru, yakni kategori "BUMD listed" dan "BUMD non listed". Jumlah peserta juga meningkat 17 persen dibanding tahun lalu, dengan penambahan 34 perusahaan. Dari 200 menjadi 234 perusahaan, terdiri atas 231 perusahaan dan tiga lembaga pengelola dana pensiun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida, dalam sambutannya mengatakan, penerapan GCG pada perusahaan, baik yang tercatat di bursa (listed) maupun yang belum (non listed) dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga dampaknya akan baik bagi perusahaan ke depannya.

"Dengan diselenggarakannya ARA, kami yakin perusahaan-perusahaan dapat mengambil manfaat di masa mendatang. Penyelenggaraan ARA dapat menjadi dukungan penting bagi penerapan GCG di negara kita," ujar Nurhaida.

(**)

Berita Terkait

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

 
Copyright © 2013 - . Portal Media Online Sorot Nasional - All Rights Reserved