Nasional

Akibat Dilalui Truck Pengangkut Material BertonaseTinggi, Jembatan Pamar Nyaris Ambruk

Published by Suara Lempanas on 29/10/13 | 15.14

Jembatan kawasan Kem Lut sepanjang 25 meter melewati Kemukiman Pamar, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, kondisinya sangat memprihatinkan dan nyaris ambruk.  Menurut Ruslan Cut Djohan kepada beritaLima nyaris ambruknya jembatan yang menghubungkan kawasan Kem Laut ke Kemukiman Pamar rusak akibat seringnya dilalui truck bertonase tinggi yang mengakut material. Disebutkan, parahnya kerusakan jembatan tersebut dan dikhawatirkan akan merenggut nyawa pelintas sejak awal bulan Agustus 2013 lalu, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Sementara mantan Kepala Kampung Tanjung, Bukhari kepada beritalima mengakui, jembatan yang menghubungkan empat kampung di Kemukiman Pamar, yaitu Kampung Tanjung, Kuala Rawa, Merandeh Paya dan Kampung Paya Tampu yang juga menuju ke Komplek Kompi D 114/Satria Musara kondisinya saat ini memprihatinkan.  " Rusaknya jembatan itu, persisnya jelang lebaran Idul Adha. Kerusakan itu disebutkan jelas akibat sering dilalui truck pengakut material yang bertonase tinggipas lima hari sebelum lebaran. Jembatan itu rusak karena digunakan sebagai akses truck proyek bertonase tinggi,"  Ungkapnya. Dalam kaitan tersebut Bukhari selaku tokoh masyarakat di sana mengharapkan agar pihak kompeten segera melakukan perbaikan demi menghindari jatuhnya korban sekaligus tidak dibenarkan jembatan tersebut dilalui truck bermuatan tinggi.       Menurut Bukhari truck-truck bertonase tinggi yang kerap melintas di jembatan itu, merupakan milik salah satu perusahaan yang sedang mengerjakan pembangunan ruas jalan di kawasan Kem Laut.       Ironisnya setelah kondisi jembatan itu rusak dan nyaris ambruk, eh.justeru pihak proyek tidak mau bertanggungjawab untuk kembali membenahi jembatan yang telah rusak bahkan kondisinya saat ini sudah miring.       Memang,tambah Bukhari, sampai saat ini, jembatan tersebut, masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun mobil, namun harus melintas dengan ekstra hati-hati karena kondisi jembatan yang miring serta lantai jembatan yang mulai tidak rata.       " Ada mobil pick up yang nyaris masuk ke dalam sungai,akan tetapi masih beruntung mobil tersebut menabrak pagar jembatan dan jika tidak yah.terjun ke sungai." Tambahnya.      Di sisi lain tambah Bukhari, dampak dari kerusakan jembatan tersebut, selain membuat kondisi masyarakat di kawasan itu sulit melintas, juga berakibat kepada naiknya harga sembako.       Selain itu juga berpengaruh terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM ) yang semakin meningkat hingga Rp 10 – 12 ribu/ liter,jelasnya. ( ID. 0081)  Teks Foto : Inilah kondisi jembatan yang menghubungkan kawasan Kem Laut ke Kemukiman Pamar rusak akibat seringnya dilalui truck pengangkut material  bertonase tinggi . ( ID 0081)




Berita Terkait

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

 
Copyright © 2013 - . Portal Media Online Sorot Nasional - All Rights Reserved